naruto

Wednesday, 23 March 2016

MAS MARCO MARTODIKROMO

Karena mimpi tentang Indonesia itulah Mas Marco ditangkap, ditendangi dan dibui. Pada tahun 1932 ia tangannya dijepit borgol dan dimasukkan ke ruang gelap. Beberapa hari kemudian diberangkatkan ke Boven Digul, sebuah wilayah di Papua yang masih buas, sungai-sungainya berisi buaya. Mas Marco rela mati di tempat itu demi perjuangannya sebuah mimpi bersama, Mimpi Bangsa Indonesia. Tubuhnya yang renta diserobot penyakit ganas, akhirnya ia tinggal tulang belulang dan tinggal matanya saja yang bisa melotot memelihara mimpi tentang Indonesia Raya.
Tulisannya yang terkenal "Sama Rasa, Sama Rata" pada tahun 1917 membangkitkan kesadaran kondisi orang yang dijajah dan dihinakan kemanusiaannya. Di Solo, Mas Marco banyak menulis tentang konsep sebuah bangsa yang berdaulat. Ia keras mengajukan sebuah masyarakat yang merdeka. -Sebuah bentuk Indonesia-.
Bila rakyat sadar dan mereka berani berdiri menolak sindikat jahat ini maka dalam waktu cepat kekuasaan sindikat ini akan hancur oleh Amanat Penderitaan Rakyat.

Sebuah bangsa harus memiliki kesadaran sejarahnya sendiri, siapa dirinya di masa lalu dan apa yang diimpikannya kerna hanya lewat itulah kita bisa mengetahui kenapa sebuah bangsa harus ada.
Barang kali kalian masih ingat atau pernah baca buku PAT .."SANG PEMULA"
NAMA MAS MARCO muncul...bagian dari sejarah sastra Indonesia.

No comments:

Post a Comment